Rabu, 04 April 2018

Cafe dan Toko Roti Orion Blitar, Paduan Jadul dan Modern yang Asyik


Nama Toko: Orion
Alamat: Jl Merdeka no 115, Kauman, Kepanjen Kidul, Kota Blitar, Jawa Timur 66117
Jam Buka: 07.00 - 22.00
Telepon: (0342)801441
doyanpiknik.net
toko roti dan cafe orion blitar
doyanpiknik.net
cappucino orion blitar
Tempo hari Pas Singgah di Kota Blitar, Jawa Timur, aku sempat kepikiran, Toko Roti Orion yang melegenda di Blitar, pelan-pelan nasibnya akan sama dengan toko-toko lama di Jalan Merdeka di kota itu. Bakalan gulung tikar satu per satu ditelan arus zaman persaingan. Soalnya tiap saya ke Blitar dan membeli roti ke situ, cuma bertemu dengan satu dua pembeli. Sedangkan di Kota Blitar sendiri, pertumbuhan toko kue modern demikian pesat.

Pikiran pesimistis saya tentang nasib toko Orion Blitar berubah. Pas long weekend tempo hari, saya dan keluarga mengunjungi kota ini. Kebetulan sore hari lewat Jalan Merdeka, lokasi berdiamnya Toko Roti Orion. Dan waktu melihat bangunan Orion, dari jalan tampak ada yang berubah. Dari jauh tampak ada kursi-kursi di depan terasnya. Penasaran, kami pun ke sana. Oh, selain di terasnya, dalamnya pun sudah berubah. Nggak seperti dulu, kini di dalam toko Oreon tampak kursi-kursi yang mengundang orang untuk datang. Ooohhh, Cafe. Cafe kekinian!

Dalam cafe Oreon disajikan macam-macam jenis roti dan bakery, yang ditata secara apik dan mengundang selera. Di situ sudah tertulis harga masing-masing jenis roti dan bakery-nya. Kalau kamu pengen, langsung ambil secara self service, terus membayar di kasir. Bisa dibawa pulang, bisa pula dimakan di sini ditemani cappucino, kopi, es krim, teh, dan macam-macam minuman lain.

Saya sempat bingung memilih roti yang jenisnya sangat banyak dan enak-enak. Lantas karena penyuka bakpao, saya pilih bakpao kacang hijau dan kacang tanah.Soalnya belum pernah juga sih merasakan bakpaonya Orion. Harganya sangat terjangkau yakni Rp 7.500.

Oh ya, kalau kantongmu tipis,  nggak usah khawatir karena Oreon nggak cuma untuk yang berkantong tebal. Bahkan roti montor yang sangat legendaris pun harganya cuma Rp 4.500. Oh ya, roti montor ini sebangsa roti goreng. Dulu, almarhum mertua saya sangat menyukainya sehingga hampir tiap hari ke Oreon untuk beli roti montor. Puding rotinya pun termasuk yang nge-hits dari zaman ke zaman.
doyanpiknik,net
nongkrong asyik di toko roti dan kafe orion, blitar
doyanpiknik.net
suasana orion blitar
Yang lebih menyenangkan adalah, "Kalau malam ada live music, " ujar salah satu penyaji.

Sebagai masukan kamu, keluarga kami, pada sesi pertama, misalnya, memesan: satu cappucino hangat, satu moccachino, 2 coklat dingin membayar sekitar Rp 80 ribuan. Pada sesi kedua memesan dua bakpao, dua resoles, satu cappuchino dingin, jatuhnya sekitar 50 ribuan.

Di tempat yang adem ini keluarga kami memilih duduk di sofa empuk sambil ngobrol. Kalau kamu ingin melihat lalu-lalang kendaraan di Jalan Merdeka Blitar, bisa pilih kursi yang langsung menghadap jalan. Untuk perokok ada pula tempat yang enak di situ untuk nongkrong. Pokoknya asyiklah.

Toko Roti Orion Blitar berdiri sejak tahun 1938. Itu artinya, tahun 2018 dia genap berusia 80 tahun. tidak main-main. Memang sudah sangat senior di bidang roti. Dan toko ini tetap mempertahankan resep kunonya yang tanpa pengawet. Ayo ke sini.

doyanpiknik.net
roti montor orion blitar 

Jumat, 23 Maret 2018

Menjajal Fasilitas Klub Bunga Batu yang Komplit (Pengalaman Menginap)

Klub Bunga Boutique Hotel and Resort di Batu, Jawa Timur bisa jadi alternatif bermalam, terutama buat rombongan yang berasal dari korporate, universitas, dan lain-lain. Fasilitas yang ada tergolong lengkap untuk menyalurkan berbagai hobi, baik olahraga, pengetahuan, maupun kreativitas seni. Semuanya lengkap dalam satu paket. Oke, kali ini, aku akan menuliskan pengalaman menginap dan memanfaatkan fasilitas di Klub Bunga, Batu.
Kolam renang klub bunga yang indah
Saat Berburu Hotel 
Aku, suami dan putri kami yang berusia 7 tahun masuk dalam list rombongan dari kantorku untuk menginan di Klub Bunga belum lama ini. Kami datang Sabtu siang, menginap, dan check out pada minggu siang untuk pergi ke tempat wisata lain yakni Songgoriti.

Kebetulan aku yang ditunjuk kantor mencari dan melobi pihak hotel. "Cari hotel yang nyaman di Batu," begitu pesan bos.Hotel yang nyaman di Batu untuk rombongan? Hatiku cenderung terpaut di Klub Bunga karena Sepanjang pengetahuan dan pengalamanku, hotel ini menyediakan banyak fasilitas. Okelah, banyak hotel di Batu yang baru, bagus, makanannya enak, dengan harga bersaing. Tapi apakah menyediakan aneka ragam fasilitas?

suasana santai di sekitar restoran klub bunga
Aku toh nggak gegabah langsung booking. Kusurvei satu persatu hotel berbintang yang kira-kira nyaman untukdisinggahi bersama keluarga. Tetap saja Klub Bunga yang sesuai dengan kebutuhan kami. Punya fasilitas banyak. Cocok untuk menginap rombongan. Lagipula, hotel ini nggak jauh dari obyek-obyek wisata di Batu yang nge-hits seperti Jatm Park I dan berbagai obyek lain.

Aku dilayani pihak marketing yang tanggap dan cepat dalam merespon. Mbak Rosa yang dengan telaten meladeni permintaan "cerewet" dan detil dari aku. Bahkan malam pun kutelepon atau wa, dia merespon dengan baik. Mulai dari denah kamar, denah hotel, perubahan kamar, perubahan peserta, macam makanan tawar-menawar harga, dan lain-lain. Apa yang dia janjikan terpenuhi semua mulai awal sampai akhir. Kendati waktu aku berlibur di sini aku tidak menjumpainya karena dia ada acara lain di luar kota. Terima kasih ya Mbak. 

Hari H 
Kami disambut di lobi yang didesain tidak sebagaimana hotel pada umumnya yang bentuk lobinya standar. Aku diterima dengan ramah di meja resepsionis yang klasik untuk menerima kunci kamar riombongan. Kami datang jauh sebelum jam check in.

Semua tas kami titipkan di lobi. Aku dan rombongan menuju areal di sekitar kolam renang untuk menerima minuman selamat datang dan bersantai. Sambil menunggu jam check in, kami jalan-jalan dan wefie di areal klub bunga yang luas dan sangat indah. Ini juga salah satu kelebihan Puri Bunga. Bahkan belum check in pun kami sudah merasa berekreasi.

klub bunga batu. catur raksasa
Kamar Jauh dari Lobby 
Klub Bunga merancang kamar yang jauh dari lobi. Untuk mencapai kamar di lantai 2 dan seterusnya kita menyelusuri lorong yang indah dan luas untuk kemudian sampai ke lift. Atau bisa juga naik tangga untuk mencapai kamar. Ini mungkin kelebihan tapi juga sekaligus kekurangan dari tempat ini. Kelebihan? Ya. Para tamu akan jauh dari suasana bising. Kekurangan? Tentu saja, untuk tamu yang tidak ingin capek berjalan menuju fasilitas-fasilitas di Klub Bunga yang relatif jauh. Maklum saja, ini kan resort. Bukan hotel bintang yang tanahnya nggak luas-luas amat dan bangunannya dibikin menjulang.

Kamar-kamar di Klub Bunga fasilitasnya sebagaimana hotel-hotel lain, yakni televisi, AC, dan lain-lain. Namun yang membuat aku terkesan adalah pemadangan di sekitar Gunung Panderman yang bisa kami akses langsung saat kami membuka tirai jendela karena letak kamar saya memang memungkinkan untuk mengakses Gunung Panderman.

Fasilitas
Udara sejuk Kota Batu memang pas buat betah di kamar. Tapi buat apa ke Klub Bunga kalau cuman mengurung diri di kamar. Nikmatilah semua fasilitas yang ada. Dan sesorean itu kami ada di arena bowling,  lantas berenang baik di outdooor maupun indoor, lantas menikmati pijatan jacuzzi, lanjut steam. Semuanya gratis. Nggak sadar tahu-tahu sudah jam 18.00. hahaha.

 Buru-buru aku meninggalkan areal jacuzzi dan steam yang letaknya lumayan jauh dari kamar. Nggak sadar perut sudah minta diisi. Bahkan saat itu pun aku sudah merencanakan untuk mengakses fasilitas-fasilitas lain di Klub Bunga usai dinner. Ada ruang bermain anak, perpustakaan, lokasi olahraga, karaoke, dan lain-lain. Mau pilih yang mana terserah. Putriku minta ke perpustakaan dan tempat bermain anak. Jadilah kami ke sana usai dinner.

Kawan-kawanku malam itu sebetulnya merencanakan ke Alun-alun dan Tempat Rekreasi Keluarga yang terkenal di Kota Batu, yakni BNS. Tapi akhirnya rencana buat keluar dari hotel gagal total karena ternyata mereka lebih suka menikmati fasilitas-fasilitas yang sedemikian banyak di Klub Bunga. Termasuk menikmati hiburan live music yang menawan sampai tengah malam.

klub bunga batu. Fasilitas Jacuzzi yang asyik
perpustakaan klub bunga batu
fasilitas klub bunga. kolam renang
Meal 
Kami dinner di restoran yang ciamik. Buat yang tahan udara dingin, bisa dinner di teras restoran yang didesain artistik dan remang-remang. Kalau mau nggak jauh-jauh dari makanan, ya pilihlah dinner di dalam restoran yang terang benderang.

Oh ya, di restoran itu anakku melihat sebuah piano klasik yang cukup bagus. Dia mau memainkan satu lagu yang baru dipelajarinya di tempat kursus. Ternyata piano tersebut dikunci. Nggak jadi deh. hehehe..

Dinner dan Breakfast 
Saat booking hotel kami diminta memilih satu di atara 7 kelompok makanan untuk dinner. Ada yang lokal dan ada yang asing. Bahkan banyak di antara menu-menu tersebut yang nggak aku ketahui, itu makanan apa. Hehehe...  Maka, karena nggak mau ambil risiko soal makanan, kami memilih makanan lokal Indonesia yang sudah jelas akrab di lidah. Dan kawan-kawan nggak ada yang komplin soal rasa masakan di sini. Meskipun juga nggak ada yang memuji berlebihan. Oh ya, bahkan restoran ini melayani kami meskipun ada kawan saya yang datang pukul 22.00 karena ketiduran. Tahu-tahu sudah malam, begitu katanya. hehehe

Cuman, yang bikin sedikit nggak enak hati dan lumayan menghabiskan energi adalah, saat breakfast pagi hari, satu dari rombongan kami putrinya yang masih bayi sakit sehingga tidak bisa datang breakfast ke restoran. Kawan saya menginformasikan ke pihak restoran dan meminta dispensasi untuk makan pagi di kamar. Oleh karyawan restoran yang bertanggung jawab di sana pagi itu ditolak. Lantas aku coba melobi ke pihak restoran. Akhirnya pihak restoran memperbolehkan kami untuk membawa seporsi makanan ke kamar. 

What a Happy Sunday

fasilitas klub bunga. Kelas kerajinan tanah liat
Kawan-kawan sibuk dengan keluarga masing-masing. Ada yang berenang, badminton, voli, fitness. Ada pula yang pergi ke Jatim Park dan tempat-tempat rekreasi lain di sekitar Klub Bunga. Aku dan keluarga pilih jalan-jalan saja di Klub Bunga, menghirup udara pagi yang segar. Kami juga menyempatkan diri berenang.

Klub Bunga demikian luasnya dan  menurutku saking banyaknya fasilitas, kita baru bisa puas mengakses semua fasilitas dalam waktu 3 hari bermalam di situ. 

Fasilitas hotel yang cukup unik yang kuakses pagi itu adalah pembelajaran gratis membuat kerajinan dari tanah liat. Gurunya seniman dan pemahat setempat yang sangat terampil. Sesiangan kami menghabiskan waktu untuk belajar membuat benda-benda kerajinan dari tanah liat.

klub bunga. membuat kerajinan tanah liat

Kamis, 23 Februari 2017

Transmart Rungkut Surabaya, Tempat Rekreasi Keluarga yang Ngehits

Inilah tempat rekreasi terbaru buat keluarga di Surabaya. Transmart Rungkut Surabaya hadir dengan konsep 4 in 1. Belanja, makan, nonton bioskop, dan bermain dalam satu lokasi. Tema yang diusung adalah ” The New Retail Experience “.

wisata dan kuliner surabaya
suasana trans studio mini transmart rungkut surabaya saat pembukaan akhir februari 2017 (foto: detik.com)


wisata dan kuliner surabaya
lokasi food and baverage transmart rungkut surabaya

Ya, Gedung Ritel Carefour Rungkut Surabaya kini bersalin rupa. Dibongkar untuk keperluan wisata 4 in 1 dan dibranding dengan nama Transmart Rungkut Surabaya. Berdiri di atas lahan 26 ribu meter persegi, pastilauh pihak pemilik dan pengelola leluasa mengembangkan ide-ide untuk memanjakan pengunjung.

Lokasinya di Jalan Kalirungkut Surabaya. Taruhlah posisimu di Balai Kota Surabaya di Jl Walikota Mustajab, jarak untuk mencapainya sejauh 8 km-an. Ini dia petunjuk menuju lokasi atau denah untuk mencapai Transmart Rungkut dari Balai Kota Surabaya.




Lantas, apa saja yang bisa kita nikmati di Transmart Rungkut Surabaya?

1. Mini Trans Studio. 
Mini Trans Studio di Transmart Rungkut bertemakan Dinosaurus. Salah satu wahana menonjol dan kekinian di studio mini ini  yakni Roller Coaster yang bernama Crazy Cab Coaster di lantai atas. Kalau kamu lewat di depan Transmart Rungkut, akan terlihat jalur roller coaster warna merah keluar gedung dan masuk lagi. Selain itu ada New York Swing, Sky Crapper dan Happy Swing. Semuanya mendebarkan tapi mengasyikkan. 

Untuk anak-anak, Transmart Rungkut juga menyediakan mini train -- kereta kecil -- yang bagus. Anak-anak diajak berkeliling melewati taman dengan tanaman yang dibentuk menyerupai dinosaurus. Ada juga Dino River. Anak-anak diajsk melewati kanal dinosaurus. 

Di sini ada pula Game Zone yang diperuntukkan anak-anak dan dewasa. Berbagai game-game console terbaru dihadirkan.

2. Bioskop CGV
Sebagaimana diketahui, Bioskop CGV atau yang biasa disebut CGV Cinemas (sebelumnya bernama blitzmegaplex dan CGV blitz) merupakan salah satu jaringan bioskop di Indonesia yang menawarkan konsep baru untuk memberikan pengalaman yang berbeda saat menonton film. CGV Cinemas membuka jaringan bioskop pertamanya di Paris Van Java Mall, Bandung. Jaringan bioskop yang dapat menghadirkan gambar yang tajam dan kualitas suara yang sempurna ini hadir di Transmart Rungkut Surabaya..

3. Arena Food and Baverage
Nggak lengkap dong, rekreasi di Transmart Rungkut tanpa menjajal kulinernya. Mulai dari makanan tradisional hingga dunia ada di sini. Semuanya memiliki citarasa yang oke dan sudah diakui. Hampir srmuanya ngetop.

4. Belanja
Ketika anak-anak bermain, orangtua bisa berbelanja. Mau cari kebutuhan apa? Dapur, rumah tangga, produk kecantikan, semua ada di sini. Tempat belanja yang besar dan nyaman membuat Anda betah bahkan untuk melakukan perbandingan produk satu dengan produk yang lain. Diskonnya banyak lo.

wisata keluarga transmart rungkut surabaya
salah satu sudut arena bermain di transmart rungkut surabaya (foto: kabarsurabaya.org)

Sabtu, 18 Februari 2017

Taman Abhirama Sidoarjo, Sudah Indah, Gratis Pula

Taman Kota Sidoarjo yang bernama Abhirama ini indah dan enak buat santai. Di bawah pohon-pohonnya yang rindang kita bisa bercengkrama dengan keluarga atau kawan-kawan. Kita juga bisa memberi makan ikan sambil melihat anak-anak berlarian kesana kemari. Inilah taman rekreasi keluarga di Sidoarjo yang memiliki banyak kelebihan.

wisata keluarga sidoarjo
arena permainan anak di taman abhirama sidoarjo
wisata dan kuliner di sidoarjo
kolam ikan di Taman Abhirama Sidoarjo yang teduh dan cocok untuk ngadem.
taman kota untuk anak di sidoarjo

playground anak di sidoarjo
gazebo panjang Taman Abhirama yang berdiri di atas air cocok buat nyantai

Ya. Seperti halnya alun-alun Sidoarjo, Taman Abhirama sangat recomended buat ngadem, nongkrong, dan wisata keluarga. Kalau pengen hunting foto, obyek-obyeknya juga oke.

Sesungguhnya taman ini nggak luas-luas amat. Nggak sampai sehektar dan lokasinya memanjang di pinggir jalan Ponti, Pagerwojo, Sidoarjo. Sangat dekat dengan Stadion Sidoarjo. Tinggal jalan kaki bisa. Kalau dari Alun-alun Sidoarjo sekitar 10 menitan. Nggak jauh juga kan.

Selain asri karena banyak pohon rindangnya, taman ini ditata dengan apik. Bangunan-bangunannya hampir semuanya dibuat sealami mungkin dari kayu. Rumah singgah, gazebo, kantin, bahkan toilet. Ya, toiletnya unik. Tampak luarnya didesain seolah rumah kecil dari kayu. Musala untuk salat juga dibuat ala rumah panggung dari kayu. Cuma di playgroundnya mainan anak macam ayunan, jungkat-jungkit dan lain-lain masih terbuat dari besi dan dicat warna-warni. Tapi nggak masalah. Tetap indah. 

Selain nilai plus dalam hal keasrian dan tata letak maupun desain, Taman Abhirama juga relatif bersih dari sampah. Kalaupun ada sampah, petugas sampah akan langsung memungutnya. Memang, taman ini beberapa tahun lalu didirikan Dinas Kebersihan kabupaten Sidoarjo sebagai paru-paru kota dan tempat rekreasi keluarga. Jadi, masalah kebersihan so pasti sangat diperhatikan.

Cuma masalahnya memang pengunjung sendiri yang seringkali keterlaluan. Buang kemasan bekas snack ataupun bekas minuman nggak di tempat sampah yang disediakan. Paling nggak enak kalau ke sini di atas jam 5 sore pada hari minggu, apalagi sehabis hujan. Duh, sampah berceceran di sana-sini. Yang buang sampah sembarangan mungkin menganggap semua tempat di bumi ini adalah keranjang sampah. Hadehhhhh... Kasihan petugas sampahnya, kan. Puncak kunjungan, sebagaimana lokasi-lokasi santai lainnya, ya hari Sabtu dan Minggu.
 
Anak saya yang berusia 6 tahun sangat menyukai Taman Abhirama. Hampir saban Sabtu, sepulang dari kursus musik, dia minta ke sini untuk bermain. Lokasinya kursusnya memang nggak jauh dari Taman Abhirama. Karena saya juga menyukai lokasi bermain yang alami, tentu saya amini saja. Apalagi harga tiket masuknya gratis. Bayar parkir kendaraan saja. Bisa ngirit dong, emaknya.... hahaha....

Tapi alasannya bukan itu saja. Taman ini sangat ramah anak. Semua anak, termasuk anak saya bisa bebas bermain dan berlarian di bawah pohon rindang. Seringkali anak saya juga menemukan kawan-kawan baru di sini yang ingin bermain bersama. Jelas kegiatan bermain di lahan yang relatif luas sangat baik untuk perkembangan psikomotorik mereka. 

Kalau bosan berlarian dan bermain di lokasi permainan, anak saya minta dibelikan makanan untuk ikan. Dia akan duduk di bibir kolam ikan atau di gazebo dan memberi makan ikan. Warung-warung di taman ini juga menyediakan pakan ikan berupa remah-remah roti. Cukup murah. Hanya Rp. 2000.

 Taman Abhirama nggak cuma berisi playground buat anak-anak, namun juga memenuhi unsur sebagai taman elok bagi semua kalangan. Buat orangtua, di sisi utara atau dekat pintu masuk, ada lintasan jalan yang berisi batu-batu yang bisa dimanfaatkan untuk terapu memperlancar peredaran darah.

Gazebo bagian belakang yang dibikin memanjang merupakan tempat favorit keluarga kami untuk sekadar menikmati jajanan atau minuman yang dijual di dalam taman. Kadang-kadang saya juga mbontot kudapan dari rumah untuk dimakan di situ.

Para pelajar dan mahasiswa juga memanfaatkan taman ini untuk berdiskusi atau mengerjakan tugas-tugas sekolah. Komunitas-komunitas tertentu juga sering menggelar acara di sini. Tentu dengan seizin pengelola.

Pendeknya, taman ini cocok untuk semua kalangan, kecuali mereka yang niatnya pacaran. Karena ada tanda larangan dilarang berpacaran di taman ini. 😂😂

Rute Taman Abhirama dari Alun-alun Sidoarjo:




playground di sidoarjo
salah satu arena playground di Taman Abhirama
taman kota alami di sidoarjo
pelajar pun suka mengerjakan tugas di taman abhirama sidoarjo
taman bermain anak di kota sidoarjo
salah satu sudut arena permainan di taman abhirama sidoarjo

Kamis, 09 Februari 2017

Ini Dia 8 SItus Warisan Dunia Unesco di Indonesia

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) telah meresmikan 8 Situs Warisan Dunia di Indonesia. Apa saja dan di mana?

1. Candi Borobudur
wisata indonesia
candi borobudur (ensiklopediaindonesia.com)

Lokasi: 
Magelang, Jawa Tegah
Tahun ditetapkan: 1991
Bidang: Budaya

Siapa yang nggak kenal Candi Borobudur. Sebagaimana diketahui situs ini merupakan tempat pemujaan untuk agama Buddha terbesar di dunia. Yang termasuk dalam kompleks candi Borobudur adalah Candi Mendut dan Candi Pawon. Candi berbentuk stupa ini didirikan para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.

Menurut situs wikipedia, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam. Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.

Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah objek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

2. Subak

wisata bali
subak di bali (panduanwisata.com)

Lokasi: Bali
Luas: 19,520 ha  
Tahun ditetapkan: 2012
Bidang: Budaya

Subak boleh dikata metode pengairan sawah di Bali yang mengandalkan sistem kekeluargaan dan gotong-royong. sistem ekologi tradisional yang dikembangkan lebih dari 1000 tahun lalu ini dibuat untuk tidak melupakan Tri Hita Karana, yaitu hubungan antara manusia, bumi, dan para dewa.

Revolusi hijau telah menyebabkan perubahan pada sistem irigasi. Kini petani harus menanam padi sesering mungkin. Ini sangat berbeda dengan sistem Subak, yang mengutamakan semua kebutuhan petani.. Metode yang baru pada revolusi hijau memang awalnya berhasil baik, tapi kemudian ada masalah kekurangan air, hama dan polusi akibat pestisida baik di tanah maupun di air. Akhirnya ditemukan bahwa sistem pengairan sawah secara tradisional sangatlah efektif untuk menanggulangi kendala ini.

3. Taman Nasional Komodo

wisata pulau komodo
taman nasionalkomodo di nusa tenggara timur (sindonews.com)
Lokasi: Nusa Tenggara Timur (NTT)
Luas: 219,322
Tahun Ditetapkan: 1991
Bidang: Alami

Yang termasuk dalam wilayah Taman Nasional Komodo Pulau Komodo adalah Pulau Padar, Pulau Rinca, dan 26 pulau kecil lainnya. Taman nasional ini didirikan tahun 1980. Dulu memang dipakai pelestarian  Komodo (Varanus komodoensis), namun ini juga melestarikan hewan lain, termasuk hewan laut. Habitat Komodo sendiri dibatasi di Pulau Komodo, Pulau Rinca, Gili Motang, dan Flores.

4. Taman Nasional Lorenz 

wisata papua
puncak cartensz, taman nasional lorenz (tamannasional.org)


Lokasi: Papua
Luas: 2,350,000 ha
Tahun Ditetapkan: 1999
Bidang: Alami

Taman Nasional Lorenz ini masih alami karena belum banyak dipetakan, dijelajahi karena sangat luas. Banyak tanaman, hewan, dan budaya yang belum diketahui. Nana Taman Nasional Lorenz berasal dari Hendrikus Albertus Lorentz, yang pada tahun 1909, dalam  ekspedisinya yang ke-10 menjelajah di Taman Nasional ini.

Taman Nasional Lorentz merupakan perwakilan dari ekosistem terlengkap untuk keanekaragaman hayati di Asia Pasifik. Kawasan ini juga merupakan salah satu di antara tiga kawasan di dunia yang mempunyai gletser di daerah tropis Di samping itu lokasi ini juga kaya budata. Kebudayaan tersebut berumur 30.000 tahun. Suku-suku pedalaman yang berdiam antara lain Suku Nduga, Dani Barat, Suku Amungme, Suku Sempan dan Suku Asmat.

5. Candi Prambanan

wisata prambanan
candi prambanan (triptrus.com)
Lokasi: Jawa Tengah
Tahun Ditetapkan: 1991
Bidang: Budaya

Prambanan merupakan candi agama Hindu terbesar untuk memuja Trimurti yakni Dewa Shiwa, Wishnu, dan Brahma di Indonesia. Selain tiga bangunan utama candi, di sekitar Prambanan juga terdapat ratusan candi-candi lain seperti Candi Ratu Boko yang dikaitkan dengan legenda Roro Jonggrang, termasuk pula Candi Sewu, Candi Bubrah, dan Candi Lumbung. Prambanan dianggap salah satu candi terelok di Asia Tenggaea. Bentuknya tinggi, ramping dengan candi Siwa sebagai candi utama. Ketinggian mencapai 47 meter ddi tengah gugusan candi-candi lebih kecil.

6. Sangiran Manusia Prasejarah

wisata budaya jawa tengah
patug orang sangiran di museum sangiran
Lokasi: Jawa Tengah
Luas: 5,600
Tahun Ditetapkan: 1996
Bidang: Budaya

Lokasi situs sekitar 15 kilometer sebelah utara Surakarta di lembah Sungai Bengawan Solo. Secara administratif, kawasan Sangiran terbagi antara 2 kabupaten: Kabupaten Sragen (Kecamatan Gemolong, Kecamatan Kalijambe, dan Plupuh) dan Kabupaten Karanganyar (Kecamatan Gondangrejo).

Sangiran diakui oleh para ilmuwan sebagai situs sangat penting di dunia untuk mempelajari fosil manusia. 1883: Situs sangiran pertama kali ditemukan oleh P.E.C schemulling. Ketika aktif melakukan eksplorasi pada akhir abad ke-19, Eugene Dubois pernah melakukan penelitian di sini, namun tidak terlalu intensif karena kemudian ia memusatkan aktivitas di kawasan Trinil, Ngawi. Pada tahun-tahun setelahnya, berbagai penelitian dilakukan. Kini koleksi-koleksinya sebagian disimpan di Museum Purbakala Sangiran, tetapi koleksi-koleksi pentingnya pernah dikirim ke kawannya di Jerman. 

7. Hutan Hujan Tropis Sumatra

wisata taman nasional sumatra
kekayaan flora di taman nasional kerinci seblat (kawanbumi.org)
Lokasi: Sumatra
Luas: 2,5 juta hektare
Tahun Ditetapkan: 2004
Bidang: Alami 

Merupakan tempat pelestarian bagi kawasn tropis penting yang merupakan sumber mata air dan habitat dari beberapa spesies yang hampir punah seperti, Harimau sumatera, Orangutan sumatera, Gajah sumatera, dan Badak sumatera yang merupakan spesies Badak terkecil dan memiliki dua cula. Hutan Hujan Tropis Sumatra juga tempat bagi berbagai jenis tumbuhan endemik seperti, kantong semar, Rafflesia Arnoldi, dan bunga tertinggi Amorphophallus titanum. Selain memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, hutan hujan tropis Sumatera juga merupakan sumber mata pencarian bagi masyarakat yang tinggal di sana. Beberapa suku tinggal di hutan hujan tropis Sumatera, seperti suku Mentawai dan suku Anak Dalam. Singkatnya, hutan hujan tropis Sumatera berperan penting dalam stabilitas suplai air, ekologi, dan ekonomi, serta menekan pengaruh kekeringan dan kebakaran.

Terdiri dari 3 Taman Nasional di Sumatera, yaitu Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.
  
8. Taman Nasional Ujung Kulon 

wisata taman nasional ujung kulon
badak jawa di taman nasional ujung kulon (wikipedia.co.id)
Lokasi:Banten
Luas: 122.956 Ha
Tahun Ditetapkan:1991
Bidang: Alami

Ujung Kulon adalah daerah pertanian pada beberapa masa sampai akhirnya habis seluruh penduduknya ketika Gunung Krakatau meletus pada tanggal 27 Agustus 1883. Akhirnya kawasan ini kembali menjadi hutan.

Kawasan Ujung Kulon pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli Botani Jerman, F. Junghun pada Tahun 1846, ketika sedang mengumpulkan tumbuhan tropis. Pada masa itu kekayaan flora dan fauna Ujung Kulon sudah mulai dikenal oleh para peneliti. Bahkan perjalanan ke Ujung Kulon ini sempat masuk di dalam jurnal ilimiah beberapa tahun kemudian. Semenanjung Ujung Kulon pada saat ini merupakan habitat terpenting dari Badak Jawa, yang populasinya diperkirakan ada 50-60 ekor, serta merupakan satu-satunya tempat di dunia di mana secara alami Badak Jawa mampu berkembang biak pada dekade terakhir ini. 

Rabu, 08 Februari 2017

Lubang Mbah Soero, Jelajah Jejak Kelam Era Kolonial

Sawahlunto, Sumatra Barat merangkum histori penambangan batubara di zaman Belanda. Jejak kelamnya bisa kamu napaktilasi di beberapa tempat, termasuk Lubang  Mbah Soero. Berwisata sejarah di sini tak hanya menambah wawasan, namun juga mengetuk nuranimu.

wisata sumatra barat
lubang mbah suro, berbahan batubara pilihan. mendengar kisah kelamnya bikin hati meleleh. (dok. vivanews)
Lubang Mbah Soero kini jadi satu andalan wisata Sawahlunto. Lokasinya di dalam perut bumi kota tersebut, di Tangsi Baru, Kelurahan Tanah Lapang, Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumatra Barat. Ini lubang berupa terowongan sepanjang 185 meter. Dulunya areal penambangan batu bara yang dibangun Pemerintah Hindia Belanda. 

Mbah Soero itu nama mandor penambangan saat itu. Ia dikenal memiliki ilmu kebatinan tingkat tinggi dan jadi panutan warga. Mbah Suro ini memiliki lima anak dengan 13 cucu. Istrinya dukun beranak. Mbah Soero meninggal sebelum tahun 1930 dan dimakamkan di pemakaman orang rantai, Tanjung Sari, Kota Sawahlunto, Sumatra Barat. Namanya dicomot sebagai penanda lokasi. 

Lubang Mbah Soero dipakai tahun 1898 - 1932. Ini lubang tambang pertama di Sawahlunto dengan kedalaman 258 dpl. Setelah penambangan usai lubang itu dibiarkan mangkrak. Sampai kemudian tahun 2007 pemerintah merenovasinya untuk kepentingan wisata dengan memperhatikan keamanan, termasuk membangun anak-anak tangga. Namun keasliannya tetap dipertahankan. Atap dan dinding masih dari batubara sebagaimana aslinya. Kualitas batubaranya sangat super. Tanggal 23 April 2008 diresmikan sebagai obyek wisata. 

Lebar lubang tambang sekitar dua meter tingginya dua  meter pula. Lubang dengan kedalaman 15 meter dari permukaan tanah ini sudah dipugar sejauh 186 meter. Aliran air dan saluran udara dibangun agar pengunjung tak sesak di dalam lubang. Lampu penerang juga dipasang. Di dinding tersebut masih bias dilihat bahkan dipegang batubara kualitas super.

Lubang Mbah Soero menyimpan kisah-kisah kelam era Kolonial Belanda. Para tahanan pribumi dari berbagai wilayah sengaja dikapalkan ke sini. Jumlahnya mencapai 20 ribu. Mereka diperlakukan tidak manusiawi di sini. Siang malam dipekerjakan untuk menggali batubara  dengan kaki yang diikat rantai. Maka di sini ada sebutan orang rantai. Itu mereka. Alangkah memilukan! Mereka didatangkan dari berbagai wilayah di Indonesia termasuk Jawa. Saat direnovasi tahun 2007, ditemukan banyak tulang-belulang yang merupakan potongan tubuh manusia.

Kalau kamu berkunjung ke sini, aura mistis dari terowongan ini masih terasa. Nggak ada penerangan yang memadai. Memang dibuat sebagaimana aslinya. Kita bagai masuk lorong tak berujung yang dinding-dindingnya legam. Di sana-sini terdapat rembesan air sehingga lubang ini lembab. 

Harap jangan remehkan aturan-aturan berwisata di lubang ini. Jangan berkata kotor,jangan kosong pikiran. Bila perempuan sedang datang bulan sebaiknya tidak masuk. Dan jangan lupa pakai sepatu boot dan topi pengaman yang disediakan.  

Oh ya, jangan lewatkan yang satu ini. Kalau kamu keluar dari Lubang Mbah Soero, datanglah ke museum yang disebut  Galeri Infobox. Museum yang bertutur tentang bagaimana orang-orang rantai ini dipekerjakan. Peralatan sederhana untuk menambang dipamerkan. Rantai mereka juga ikut tampil. Termasuk foto-foto dokumentasi. Sungguh menggugah nurani. 

wisata sumatra barat
rantai untuk mengikat kaki narapidana pekerja tambang pada zaman kolonial di sawahlunto (foto: wego.co.id)
Asal-usul Sawahlunto jadi kota tambang batubara begini. De Groet, ahli geologi Belanda, tahun 1858 menemukan sekitar Sungai Ombilin Sumatra Barat kaya kandungan batubara. Penemuan ini ditindaklanjuti Ir Willem Hendrik De Greve pada 1867. Penyelidikan dilakukan detil oleh Ir Verbeck. Ditemukan kandungan batubara dengan kisaran mencapai puluhan juta. Produksi pertambangan batubara dari Ombilin dimulai tahun 1892.

Sejak itu Sawahlunto menggeliat dan tumbuh . Belanda membangun banyak bangunan di sini. Kini bangunan-bangunan tersebut ditetapkan pemerintah daerah sebagai cagar budaya dan objek wisata. 

Lubang Mbah Soero
Buka Senin – Minggu Pukul 09:00 – 17:30 WIB
Harga tiket masuk: Rp 8.000
 

Selasa, 07 Februari 2017

Eloknya Legok Asri, Spot Wisata Alami di Sidoarjo

Lagi cari tempat wisata alam keluarga di Sidoarjo? Datang saja ke Legok Asri, Sukolegok. Di sini ada kolam renang, kolam pancing, dan lokasi outbond. Semakin lengkaplah piknik Anda setelah mencicipi hidangan enak di restonya yang berbentuk gubuk-gubuk kayu  eksotik.

wisata dan kuliner sidoarjo
kolam renang legok asri suko legok
suasana legok asri yang benar-benar asri (dok legok asri)
Oh ya sebelum menulis lebih jauh, sesungguhnya ada dua Legok Asri. Ada yang di Desa Panjunan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur dan ada yang di Raya Sukolegok, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur. Kendati keduanya ada dalam satu "payung", namun beda fasilitas. Yang di Desa Panjunan itu restoran saja sedangkan yang di Raya Sukolegok lebih dari restoran. Yang saya posting ini adalah Legok Asri yang di Raya Sukolegok.

Alamat tepatnya di Jl. Raya Sukolegok, RT 12 / RW 4, Desa Suko Legok, Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur. Nggak di tengah Kota Sidoarjo, sih. Namun akses menuju lokasi ini cukup baik. 
 

Rumah saya cuma sejauh 2 km dari Legok Asri. Dulu, saya mengenal tempat ini cuma restoran enak, berkonsep alam dan eksotik Untuk para pengunjung kalau hari-hari libur ada live music di sini. Itu saja yang saya tahu.

Beberapa kali ke resto ini saya nggak pernah kepikiran kalau di dalamnya ada sarana-sarana wisata asyik. Ya, menikmati makan lesehan di gubuk-gubuknya saja saya sudah puas. Restoran Legok Asri memang tampil di depan sendiri dari kompleks Legok Asri seluas 3 hektare ini. Lagian waktu itu, sarana wisata lain belum ada promosinya. Brandingnya dulu cuma restoran. Padahal di dalamnya ada kolam renang, kolam pancing, dan lokasi outbond. 

Sampai akhirnya tetangga saya bawa perlengkapan pancing dan renang anaknya, saya tanya, mau ke mana. "Ke Legok Asri," jawabnya. Haaah..... ada kolam renangnya ternyata. Ada kolam pancingnya juga.

Singkat cerita, saya dan keluarga makin kenal dengan Legok Asri sebagai tempat rekreasi yang pas dengan biaya masuk akal. Sampai sekarang Legok Asri menjadi pilihan tempat berenang anak saya. Bahkan saya ada rencana ngeleskan anak saya renang di sini karena memang ada kursus renang mulai tingkat anak-anak sampai dewasa. Untuk mancing, kami sekeluarga nggak hobi sehingga jarang mancing (Hanya sering berswafoto di kolam pemancingannya).

Legok Asri bagaikan hutan elok di wilayah Sukolegok, Sidoarjo yang kini sudah penuh bangunan. Pohon-pohon rindang ada di sana-sini. Yang saya sukai adalah tanaman pandan raksasa dan sirih-sirihan. Apa ya nama latinnya? 

Di sini saya masih sering mendengar bunyi-bunyian serangga sebagaimana di desa saat sore menjelang malam. Binatang macam bebek, ayam dan kambing pun ada. Untuk anak-anak yang jarang melihat binatang seperti ini dalam keseharian seperti anak saya, Lehok Asri tempat paling tepat memperkenalkan binatang-binatang ini.
wisata dan kuliner sidoarjo
salah satu outbond yang diselenggarakan di legok asri

Fasilitas
Sampai di Legok Asri Anda disambut gubuk-gubuk tempat kulineran. Kalau nggak ingin kulineran dulu melainkan berenang, outbond, mancing, atau sekadar jalan-jalan, ada akses masuk berupa pintu pagar yang dijaga mbak-mbak ramah yang akan memberikan karcis untuk pengunjung yang masuk. Harga karcis per orang Rp 10.000. 


Apa saja yang ada di Legok Asri ?
1. Lahan seluas 3 hektar
2. Lapangan rumput dan pepohonan rindang
3. Danau seluas 5X lapangan tennis
4. Kolam renang seluas 24x12 meter
5. Gazebo dan bale untuk tempat barang / istirahat

Fasilitas ini sangat tepat, di samping untuk keluarga juga berbagai program komunitas, sekolah, dan kelompok.Kalau pengen nginap untuk kemping di Legok Asri bisa juga. Pengelola menyediakan program outbond dan kemping dengan harga terjangkau. Fasilitas menyesuaikan dengan paket-paketnya.


Harga Fasilitas Legok Asri
 
Tiket Masuk Lokasi : Rp   10.000,- / Orang
Flying Fox untuk anak: Rp 10.000 dan untuk dewasa Rp 20.000. Harga ini untuk per orang.
Tangkap Ikan untuk keluarga Rp 100.000,- / Keluarga, untuk anak-anak Rp 10.000 per anak
Renang: Rp   10.000,- / Orang
Sepeda Air:Rp   10.000,- / (Maks. 4 Orang)
Memancing: Rp    5.000,- / Orang (ikan ditimbang)
Tanam pohon: Rp   10.000,- / Orang
Giring Kambing: Rp   10.000,- / Orang
Foto di Lokasi: Rp 250.000,-
Sewa Aula/Lahan: Rp 250.000,- / jam
Sewa Tikar : Rp 5000 


Daftar Harga dan Fasilitas Camping
1. Rp 100.000,- / tenda 2. Masuk pukul 15.00 sampai besok paginya pukul 08.00 3. Pendamping selama berkemah 4. Makan + air mineral 2x 5. Bakar jagung saat api unggun

 
Daftar Harga dan Fasilitas Outbound (minim 25 orang)  
1. PAKET A
    Rp 100.000,- / Orang
    Fun Games, Flying Fox, Tangkap Ikan, Renang,
    Makan + Air Mineral, Jalan wisata di lokasi Outbound

    Kendaraan antar jemput khusus wilayah SBY - SDA  
2. PAKET B
    Rp 90.000,- / Orang
    Fun Games, Flying Fox, Tangkap Ikan, Makan + Air Mineral,
    Jalan wisata di lokasi Outbound

    Kendaraan antar jemput khusus wilayah SBY - SDA 
3. PAKET C
    Rp 75.000,- / Orang
    Fun Games, Flying Fox, Tangkap Ikan, Makan + Air Mineral,
    Jalan wisata di lokasi Outbound
4. PAKET D
    Rp 50.000,- / Orang
    Fun Games, Makan + Air Mineral,

    Jalan wisata di lokasi Outbound

Lokasi dan Arah
Kalau Anda dari arah Surabaya, melewati Jl Ahmad Yani (ada gedung JX Plasa), jaraknya 11 km. Dari sini lurus saja sampai di pom bensin Aloha, putar balik ke kanan. Betemu dengan Pabrik Maspion I, siap-siap belok di belokan pertama, Jl Aryo Bebangah. Lurus saja sampai ketemu toserba Jago II di sebelah kiri dan pojokan jalan. Anda belok kiri dan ikuti jalan lurus ke arah kanan, menuju Desa Suko. Dari Balai Desa Suko, lurus saja sampai ketemu Desa Suko Legok. Wisata Legok Asri ada di kanan jalan. 

kolam renang anak yang indah di legok asri, sukolegok, sidoiarjo


Kalau dari Sidoarjo, misalkan Anda dari Alun-alun Sidoarjo (11 km juga), terus saja ke utara (menuju arah Surabaya) sampai melewati bursa kupang yang ada di pinggir jalan di Gedangan. Setelah Bursa Kupang ada jalan belok kiri ke Jl Nangka, lurus, belok kanan ke Jl Ronggojalu, lurus sampai ketemu Jl Bohar, lurus sampai ketemu Jl Suko belok kiri, lurus saja, sampai ke Legok Asri.