Kamis, 05 Mei 2016

TELUK HIJAU, AKU PASTI KANGEN

Piknik ke Banyuwangi tanpa singgah di Teluk Hijau? Rugi besar. Lokasi ini tak cuma menawan, tapi juga perawan. Airnya hijau, pasirnya putih lembut dan mudah melekat di kulit. Hutannya yang sampai menjorok ke pantai, jadi rumah bagi monyet-monyet lucu nan jinak.

obyek wisata teluk hijau
aman, berenang di teluk ijo
Dinamakan Teluk Ijo ataupun Teluk Hijau ataupun Green Bay karena airnya berwarna hijau tosca. Ijo = hijau dalam bahasa Jawa. Air kehijauan ini sesungguhnya cuma pantulan algae yang terdapat di dalam airnya. Keistimewaan lainnya karena spot wisata ini punya karang indah dan air terjun setinggi 8 meter, Bisa untuk membasuh tubuh setelah mandi-mandi di pantainya.

Teluk Hijau berlokasi di bagian selatan Pesanggrahan Desa Sorongan, masuk dalam Taman Nasional Meru Betiri. Wilayah ini merupakan persinggahan turis, baik domestik maupun mancanegara bila mereka akan menuju Taman Nasional Meru Betiri ataupun Pantai Sukamade yang terkenal juga dengan penyu-penyunya. Tapi turis yang ingin ke kedua lokasi tersebut biasanya cuma melihat Teluk Hijau dari atas bukit, tidak langsung ke pantainya.

wisata teluk hijau banyuwangi
foto: banyuwangibahagia.com

Wisata Teluk Hijau sangat pas buat backpacker dan para penggemar petualangan. Untuk mencapainya butuh perjuangan. Bahkan untuk peserta perjalanan wisata yang tidak terbiasa dengan waktu tempuh perjalanan yang panjang, piknik tersebut semula terasa melelahkan. Tapi begitu sampai di Teluk Hijau, wow.... rasanya tidak ingin pulang dan pastinya, berniat balik lagii, suatu saat.

wisata dan kuliner banyuwangi
teluk hijau tampilkan aura rumantisme
Saya dan keluarga kecil saya ke Teluk Hijau mengikuti trip kantor memakai bus pariwisata dengan titik tolak Hotel Ketapang Indah, di Ketapang, Banyuwangi.

Oh ya, untuk menuju Teluk Hujau dari pusat Kota Banyuwangi ditempuh berjam-jam. Jaraknya 90 km. Menjelang sampai di Pantai Rajegwesi (lokasi transit menuju Teluk Hijau, baik untuk perjalanan perahu maupun darat) tidak mulus. Sarat batu-batu.

wisata dan kuliner banyuwangi
enjoy bersama keluarga di teluk ijo banyuwangi
teluk hijau banyuwangi
indah nian pemandangan di belakang
Saya sebetulnya berharap sampai di Teluk Hijau siang hari agar bisa lebih lama bermain air. Namun jam berangkatnya saja sudah molor satu jam. Sesampai Pantai Rajegwesi sekitar pukul 14.00. Di situ kami makan dulu lantas berperahu menuju Teluk Hijau.

Pantai Rajegwesi juga indah dan alami. Tidak ada bangunan permanen di sana-sini kecuali rumah penduduk dan warung yang disiapkan untuk makan wisatawan. Di seputar Pantai Rajegwesi ramai kegiatan nelayan. Perahu-perahu yang tertambat, di samping untuk mencari ikan juga siap mengantar siapa pun  piknik ke Teluk Hijau yang ditempuh seperempat jam.

Kami makan di pinggir Pantai Rajegwesi dengan hidangan khas kampung nelayan: Berbagai jenis ikan laut, baik yang digoreng atau disantan, sayur, urap-urap, petai, sambal aneka jenis disajikan secara prasmanan. Bahkan rekan kerja kami yang bule Belanda pun menikmati sajian khas ini.

Pantai Rajegwesi yang indah toh hanya lokasi translit. Kami pun menuju perahu. Perahu-perahu isinya ada yang lima, ada pula yang enam. Kami diingatkan untuk memakai jaket pelampung yang sudah tersedia dalam perahu. Tapi kawan-kawan banyak yang mengabaikan dan tidak mau memakai jaket pelampung.

Ombak pantai lumayan tinggi. Ini tips. Kalau Anda ke Teluk Hijau naik perahu seperti kami, disarankan agar memakai tas kedap air. Handphone, kamera, bahkan baju ganti (kalau ada) sebaiknya dibungkus plastik. Kami sampai ke Teluk Hijau dengan baju setengah kuyup. Perahu-perahu meninggalkan kami dan akan menjemput kami menjelang Maghrib.

wisata banyuwangi
perahu membawa kami dari pantai rajegwesi ke teluk hijau

wisata teluk hijau
bermain dengan pasir lembut di Teluk Hijau
Menginjakkan kaki pertama kali di pasir putihnya yang lembut, saya cuma bisa merinding kagum. Tidak ada orang lain selain rombongan kami. Benar-benar lokasi asli. Tak ada sampah berserakan di sana-sini sebagaimana pantai-pantai terkenal di Indonesia. Tidak ada penjual, baik minuman maupun makanan. Kami memang sudah mbontot air mineral dan makanan kecil sejak dari Pantai Rajegwesi dan kami tidak meninggalkan sampah-sampah plastik di sini. Botol air mineral dan bekas bungkus snack kami bawa pulang kembali.

pasir lembut te;luk ijo cocok untuk bermain istana pasir


kawan-kawanku, di depan papan koordinat teluk ijo. foto: dok bram
Sore itu ombak, angin, dan cuaca Teluk Hijau benar-benar bersahabat dan ingin mengajak bermain-main. Kami berteriak satu sama lain, berfoto, sampai membikin istana pasir. Jauh di angkasa, burung-burung camar mengepak-ngepakkan sayapnya. Anak saya yang semula bete karena perjalanan lumayan jauh, kini bisa tertawa-tawa bahkan diajak pulang sempat ngambek.


RUTE KE TELUK IJO
Lokasi Teluk Hijau di Desa Serongan, Pesanggaran. Bisa ditempuh dari Banyuwangi (90 km) ke arah Selatan atau dari Jember (115 km). Tinggal mengikuti petunjuk arah ke Pantai Sukamade, yang tersebar di jalan-jalan karena rutenya sama dan Pantai Sukamade lebih dahulu terkenal.

Bila membawa kendaraan pribadi, motor ataupun mobil, Anda akan lewat Pesanggaran. Tapi ini masih sekitar tiga perempat perjalanan karena Anda masih harus menempuh 26 km lagi untuk sampai di Pantai Rajegwesi, sebelum melanjutkan perjalanan ke Teluk Ijo.

peta lokasi teluk ijo
Dari Pesanggaran, menujulah ke Desa Sumbermulyo, lantas Desa Sumberagung. Sumberagung merupakan kesempatan terakhir Anda mengisi BBM ataupun beli keperluan kecil-kecil lain. Setelah ini mobil atau motor Anda akan menuju lokasi sepi, tanpa perkampungan dan jalannya berkelok-kelok.

Dari Desa Sumber Agung terus lurus saja sampai mencapai Gunung Gamping, lantas menuju lokasi KPH Perhutani Banyuwangi dengan deretan pohon-pohon jatinya.

Setelah itu terdapat Perkebunan Sungai Lembu milik PTPN XII. Tanamannya adalah Karet, Sengon Laut dan Kakao.

Setelah melewati pos penjagaan PTPN, jalanan menjadi berbatu-batu sampai di persimpangan Desa Kandangan bersimbolkan Tugu. Anda bisa memilih salah satunya, kedua-duanya bermuara di persimpangan Pasar Serongan, terus ke Rajegwesi.

Dari Rajegwesi Anda bisa pilih perjalanan darat melewati hutan atau dengan perahu seperti saya. Ongkos naik perahu pulang pergi kurang lebih Rp 35.000 sedangkan kalau hanya pergi atau pulang saja sebesar 25.000.

RUTE TELUK HIJAU DENGAN ANGKUTAN UMUM

Teluk Ijo juga bisa ditempuh naik bus umum. Bus Umum tersedia di terminal Brawijaya, Banyuwangi. Naik saja jurusan Banyuwangi - Pesanggaran atau Banyuwangi - Jajag. Dari dua tempat ini Anda naik angkutan umum menuju Pantai Rajegwesi.

Bila dari Jember, naiklah bus jurusan Banyuwangi turun di Jajag. Dari Jajag naik angkutan ke Teluk Ijo. Atau dari Jajag naik angkutan ke Pesanggaran, baru ke Serongan, lantas ke Pantai Rajegwesi. Ongkos satu kali angkutan Rp 20.000. Paling tidak Anda siapkan Rp 100 ribuan untuk transportasi per orang per sekali jalan dari Banyuwangi.

Setelah sampai ke Pantai Rajegwesi, perjalanan bisa dilanjutkan lewat darat ataupun seperti saya, berperahu 15 menit.


HARGA TIKET MASUK
Tiket untuk perorangan domestik sebesar Rp 5000 untuk masyk dan Rp 2.500 untuk bermalam/kemping. Total Rp 7.500.

TIPS WISATA KE TELUK HIJAU
  • Bila membawa kendaraan sendiri, motor atau mobil, persiapkan seprima mungkin kendaraan yang akan Anda pakai. Medan untuk sampai ke Pantai Rajegwesi sebagai titik tolak ke Teluk Hijau, sepertiganya off road dan berliku. Jangan sampai motor atau mobil Anda mogok di saat Anda sampai di tempat-tempat bukan perkampungan, melainkan hutan atau perkebunan. Tentu sulit mencari bantuan. 
  • BBM harus dicek, jangan sampai kehabisan di jalan. 
  • Bawalah pakaian pengganti karena pastinya alam Teluk Hijau mengundang Anda buat berenang. 
  • Bawa perbekalan makanan atau snack yang cukup karena di sini Anda tidak bisa menemui penjual makanan dan minuman seperti umumnya di tempat wisata lain. 
  • Jangan nyampah. Bawalah botol air mineral dan bekas bungkus makanan Anda kembali. 
  • Bila dari Pantai Rajegwesi ke Teluk Hijau Anda berperahu, upayakan barang-barang Anda terlindungi dari ombak dan air laut. Bawalah tas kedap air atau tas kresek untuk melindungi barang-barang Anda. 
  • Kemping tidak dilarang di Teluk Hijau. Hanya saja karena ini Taman Nasional, kemungkinan masih terdapat binatang buas seperti macan tutul. Bila ingin kemping, harap melapor ke patugas jaga terlebih dahulu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar