Rabu, 21 Desember 2016

Aturan Terbaru Mendaki Gunung Rinjani, Pangrango, Merapi (untuk Tahun 2017)

Bila Anda pendaki gunung, ini ada aturan baru tahun 2017 untuk pendakian di beberapa Gunung di Indonesia. Gunung mana saja dan apa saja? 


aturan mendaki semeru
pos pantai gunung merapi sebelum erupsi

Gunung Rinjani
Sebagaimana saya rangkum dari phinemo, Gunung Rinjani termasuk salah satu yang favorit di kalangan pendaki. Karena tidak semua pendaki memiliki habbit menjaga kebersihan Gunung Rinjani, beberapa titik di gunung ini penuh sampah berceceran.

Itu sebabnya, kini ada aturan yang diberlakukan sejak 1 April 2017 bahwa pendaki domestik maupun mancanegara harus membayar uang jaminan sebesar Rp 500 ribu sebelum mendaki. Uang tersebut bisa dikembalikan jika para pendaki turun dengan membawa sampah yang mereka hasilkan dari bungkus makanan yang mereka bawa baik ke Rinjani. 

Selain itu ada ketentuan lain. Taman Nasional Rinjani juga akan menutup jalur pendakian di tahun 2017. Penutupan jalur pendakian ini dilakukan di awal tahun 2017 yaitu bulan Januari, Februari, dan Maret, seperti yang dilakukan oleh pihak Balai Besar Taman Nasional Gunung Rinjani sejak 20 tahun ini.

Agus Budi Santosa, Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Rinjani mengatakan bahwa bulan-bulan tersebut cuaca sangatlah buruk, hujan, dan angin badai akan terus terjadi. Dengan jalur yang memiliki lebar tidak sampai satu meter yang dapat membahayakan pendaki. Penutupan ini masih menunggu surat keputusan dari BMKG.

Gunung Gede Pangrango
Untuk menjaga kebersihan di lingkungan Gunung Gede Pangrango, mulai April tahun 2017 para pendaki dilarang membawa botol air minum dalam kemasan sekali pakai dan tissue basah. 

Seperti halnya untuk Gunung Rinjani, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango akan menutup jalur pendakian di akhir tahun. Mulai tanggal 31 Desember 2016 hingga 31 Maret 2017. Penutupan ini dilakukan untuk pemulihan ekosistem hutan di Taman Nasional Gede Pangrango.

Gunung Merapi
Larangan naik ke Puncak Merapi sebenarnya sudah dilarang ada sejak lama. Namun Balai Penelitian Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, kembali menekankan hal ini karena kondisi tanah menuju Puncak Merapi tidak stabil. Surat resmi terkait penutupan puncak Merapi sendiri sudah diedarkan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman, Magelang, Klaten, serta Boyolali dan sudah mulai diberlakukan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar