Senin, 19 Desember 2016

Bercanda dengan Penyu di Tanjung Benoa Bali

Tanjung Benoa tak cuma surganya wisata bahari, namun juga lokasi ciamik untuk bercanda dengan penyu. Ya, penangkaran penyu di Pulau Penyu, Tanjung Benoa juga menjadi obyek wisata menarik bagi para traveller.

wisata tanjung benoa
 penadangan pulau penyu dari dalam boat
wisata tanjung benoa
penyu berusia lebih dari seabad

Sejak dulu Bali menjadi tempat yang nyaman bagi penyu untuk bertelur. Mamalia ini mencari tempat yang tidak berisik dan tiada lampu untuk bertelur di pasir-pasir pantai di Bali. Hanya saja, kini, seiring dengan pesatnya laju Pulau Bali sebagai pulau wisata kelas dunia, penyu-penyu ini terganggu hidupnya. Mereka tak bebas lagi bertelur di pantai-pantai Bali dan penyu pun meninggalkan pulau ini. Kini konservasi penyu giat dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk warga Desa Tanjung Benoa.

Di Pulau Penyu ini kita tak hanya disuguhi pemandangan penyu, namun juga hewan-hewan lain yang cukup jinak sehingga kita bebas bermain-main dengan mereka. Di antara hewan-hewan tersebut terdapat burung dan ular.

Beberapa waktu lalu saya dan kawan-kawan datang ke Pulau Penyu lewat bibir pantai Tanjung Benoa Bali. Kami datang saat siang hari. Setelah puas menjajal olahraga air, kami ingin melihat bagaimana penyu-penyu tersebut ditangkarkan. Untuk itu kami memakai sarana glass bottom boat, sebuah boat dengan isi maksimal 10 orang. Kapal tersebut terhubung ke bawah laut lewat kaca yang terdapat di dasarboat. Dari kaca itulah penumpang kapal bisa menikmati pemandangan bawah laut baik ikan, terumbu karang, maupun binatang laut lain.

Dari boat bermotor ini kita juga bisa menyaksikan pemandangan lain yang tak kalah apiknya yakni bongkar-muat kapal di tanjung benoa, hotel-hotel, bahkan pesawat terbang yang sesekali melintasi udara.

Pulau Penyu memang tidak jauh. Perjalanan kami tempuh sekitar 15 menit. Sayangnya waktu itu ombak sedang surut sehingga kapal tidak bisa merapat sampai di dekat tempat penangkaran. Kami turun dari kapal agak di tengah dan berjalan menuju Pulau Penyu.

Sampai di Pulau Penyu, kami disambut pemandu yang akan memandu perjalanan kami menyusuri tempat konservasi ini.

Penyu-penyu itu ditempatkan dalam kolam. Ada kolam untuk penyu dewasa, ada pula untuk telur penyu yang baru menetas. Tukik atau anak penyu warnanya hitam. Saya lihat begitu banyak tukik berlarian di kolamnya.

Menurut pemandu, di Pulau Penyu ini terdapat 3 jenis penyu, yakni penyu hijau, penyu lekang, penyu sisik. Di sini ada penyu yang umurnya sudah ratusan tahun. Sekitar satu jam-an kami di sini. Belajar tentang penyu, memotret, dan menghirup udara pantai.

Sejarah Tanjung Benoa sebagai Tempat Wisata

Baiklah, tidak lengkap membahas Tanjung Benoa kalau tidak membahas asal usul atau sejarah lokasi ini sebagai biangnya wisata bahari di Bali. Ya, kini lokasi yang dekat dengan Bandara Ngurah Rai ini dipenuhi hotel-hotel, akomodasi dan sarana wisata. Kawasan ini air lautnya tenang, panorama bawah lautnya indah dan cocok pula dipakai berwisata bersama keluarga.

Dulu, Tanjung Benoa merupakan desa nelayan. Sebagai desa nelayan tentu profesinya melaut untuk mencari ikan.

Tahun 1546, pantai ini merupakan pelabuhan kecil yang biasanya disinggahi pedagang Cina yang berdagang keramik. Mereka barter dengan hasil dari penduduk lokal. Hingga akhirnya mereka berdiam di Tanjung Benoa. Tak heran di sekitar wilayah ini terdapat klenteng atau Wihara besar bernama Caow Eng Bio.

Kalau ada waktu, berfoto-fotolah di sini karena bangunannya yang didoninasi warna merah begitu indah tampak di foto. Selain Vihara, Tanjung Benoa juga memiliki Pura Dalem Tengkulung Benoa Tanjung dan Pura Segara.

Pada tahun 1980-an, dibangun BTDC, kawasan wisata mewah di Nusa Dua. Perkembangan pariwisata di Nusa Dua ini berdampak baik pada Tanjung Benoa yang dekat dengan kawasan Nusa Dua. Selanjutnya, Pemerintah Daerah Bali menetapkan Tanjung Benoa sebagai pusat wisata bahari di Bali. Pemerintah juga membangun tempat penangkaran penyu hijau di sini yang termasuk satwa langka dan dilindungi. Pengelolaannya diserahkan pada desa.

TARIF KE PULAU PENYU TANJUNG BENOA

Rp 350 per boat (satu boat diisi maksimal 10 orang). Harga termasuk biaya perjalanan, asuransi dan pajak.
Aktivitas 1 jam

wisata pulau penyu
ular juga memberi hiburan pada pengunjung
penyu tanjung benoa bali
anak penyu (tukik) ditangkarkan dalam kolam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar