Sabtu, 14 Januari 2017

Mandeh, Gunungan Pulau-pulau Indah di Laut Elok

Berdiri di atas bukit dan mengedarkan pandangan di laut lepas di sini sungguh luar biasa. Apalagi bukit itu memiliki gunungan pulau besar dan kecil tak beraturan seakan menyembul dari bawah laut. Dan, ombak-ombak kecil yang menyapu bibir pantainya begitu mempesona. Itu remahan surga. Mandeh namanya!

wisata bahari mandeh
mandeh, laut tenang dengan pulau-pulau di tengah laut

Ya, Mandeh, di Pesisir Barat Sumatra. Letaknya di Koto XI Tarusan, Kecamatan  Painan, Kabupaten Pesisir Selatan,  Sumatera Barat. Ini sebuah kawasan yang merupakan gugusan pulau, terbentang seluas 18 ribu hektare di Teluk Carocok. Topografisnya termasuk landai. Potensi terumbu karang Mandeh mencapai 70,32 hektare, mangrove 313,32 hektare, dan keragaman hayati mencapai 404,55 hektare. Bayangkanlah.

Maka, bila Anda penyuka wisata bahari, datanglah ke sini. Laut dengan kekayaan biotanya yang luar biasa ditemani ombak kecil-kecil di berbagai pulau siap melayani keinginan untuk snorkeling maupun diving. Tapi, kalaupun Anda nggak mau turun ke laut, surge Mandeh tetap memuaskan. Cobalah sensasi penginapan terapungnya. Sensasinya seperti tidur di kapal pesiar.   

Untuk menuju kawasan Mandeh, dari Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Anda dapat menggunakan mobil travel yang selalu stand by, dengan ongkos sekitar Rp 50 ribu per orang untuk sampai lokasi. Sesampai di sana, ada beragam pilihan destinasi pulau yang bisa Anda pilih, antara lain Pulau Setan, Pulau Cubadak, lalu snorkeling di Jeronjong Kete', Jeronjong Gadang, Pasir Panjang dan Sungai Gemuruh.  Anda juga dapat mengunjungi hutan bakau dan menyusurinya untuk beberapa waktu.  Dan setelah puas, laluilah Sungai Gemuruh untuk mandi bilas dan menikmati panorama pantai pasir putih sesudahnya.


Untuk Anda yang ingin mengunjungi lokasi-lokasi di atas selama seharian penuh, pengelola menarik kutipan Rp 650 ribu ditambah sewa alat snorkeling dan kamera bawah air  Rp 30 ribu per orang. Di sela perjalanan, Anda masih bisa memasukkan Pulau Nibung dalam daftar kunjungan. Di sini Anda bisa melihat terowongan dasar laut, terowongan batu alam, dan taman di pinggir pantai.

Masih ada yang patut Anda singgahi, yakni Pulau Kapo-kapo dan Sungai Nyaloh. Namun Anda harus merogoh kocek lebih dalam lagi karena bea retribusi bertambah Rp100 ribu, menjadi Rp750 ribu. Bagi yang ingin mencoba menjelajah lautan lepas, Pulau Merak bisa menjadi alternatif. Untuk sampai ke sana butuh waktu sekitar 45 menit dan ongkosnya lebih mahal, hingga Rp1,2 juta.

Jika masih belum puas dengan itu semua, masih ada Taluak Sipulau dan Pulau Pagang, yang juga membutuhkan ongkos Rp1,2 juta. Jika Bali punya Nusa Dua, Papua dengan Raja Ampat, Nusa Tenggara Barat ada Mandalika, maka di Pulau Sumatera, Mandeh terlalu sayang untuk dilewatkan bagi pecinta wisata bahari. Bak sekeping surga yang tak pernah jemu untuk dikunjungi.

Disukai Presiden Jokowi dan Jupe

Kekaguman tak bisa disembunyikan Presiden Jokowi kala melakukan kunjungan kerja di kawasan Mandeh tahun 2015 silam . Presiden terlihat takjub kala melihat  pemandangan cantik dar bukit Mandeh. Sepanjang mata memandang tampak hamparan birunya laut diwarnai dengan deretan bukit-bukit kecil  eksotik.

Pasca kedatangan Jokowi, kawasan wisata Mandeh langsung menjadi buah bibir. Seperti yang tampak di suatu siang, rombongan ibu-ibu  Dharma Wanita Fakultas Administrasi Negara Universitan Brawijaya, yang jauh-jauh datang dari Malang.

“Saya penasaran saat lihat berita Pak Jokowi  terkagum-kagum dengan pemandangan di sini. Ternyata memang benar-benar amazing,” ungkap Lia, salah satu peserta tur..

Wati, salah satu penjual makanan-minuman di  Bukit Mandeh, menyebut  setelah kedatangan Presiden Jokowi, kawasan ini memang  ramai dikunjungi.  Termasuk beberapa pesohor di negeri ini. “Kalau Jupe (Julia Perez) baru kemarin  pulang. Seminggu lalu dia menginap di pulau kecil  itu,” katanya sembari menunjuk salah satu pulau yang terlihat kecil. -sinergi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar