Jumat, 23 Maret 2018

Menjajal Fasilitas Klub Bunga Batu yang Komplit (Pengalaman Menginap)

Klub Bunga Boutique Hotel and Resort di Batu, Jawa Timur bisa jadi alternatif bermalam, terutama buat rombongan yang berasal dari korporate, universitas, dan lain-lain. Fasilitas yang ada tergolong lengkap untuk menyalurkan berbagai hobi, baik olahraga, pengetahuan, maupun kreativitas seni. Semuanya lengkap dalam satu paket. Oke, kali ini, aku akan menuliskan pengalaman menginap dan memanfaatkan fasilitas di Klub Bunga, Batu.
Kolam renang klub bunga yang indah
Saat Berburu Hotel 
Aku, suami dan putri kami yang berusia 7 tahun masuk dalam list rombongan dari kantorku untuk menginan di Klub Bunga belum lama ini. Kami datang Sabtu siang, menginap, dan check out pada minggu siang untuk pergi ke tempat wisata lain yakni Songgoriti.

Kebetulan aku yang ditunjuk kantor mencari dan melobi pihak hotel. "Cari hotel yang nyaman di Batu," begitu pesan bos.Hotel yang nyaman di Batu untuk rombongan? Hatiku cenderung terpaut di Klub Bunga karena Sepanjang pengetahuan dan pengalamanku, hotel ini menyediakan banyak fasilitas. Okelah, banyak hotel di Batu yang baru, bagus, makanannya enak, dengan harga bersaing. Tapi apakah menyediakan aneka ragam fasilitas?

suasana santai di sekitar restoran klub bunga
Aku toh nggak gegabah langsung booking. Kusurvei satu persatu hotel berbintang yang kira-kira nyaman untukdisinggahi bersama keluarga. Tetap saja Klub Bunga yang sesuai dengan kebutuhan kami. Punya fasilitas banyak. Cocok untuk menginap rombongan. Lagipula, hotel ini nggak jauh dari obyek-obyek wisata di Batu yang nge-hits seperti Jatm Park I dan berbagai obyek lain.

Aku dilayani pihak marketing yang tanggap dan cepat dalam merespon. Mbak Rosa yang dengan telaten meladeni permintaan "cerewet" dan detil dari aku. Bahkan malam pun kutelepon atau wa, dia merespon dengan baik. Mulai dari denah kamar, denah hotel, perubahan kamar, perubahan peserta, macam makanan tawar-menawar harga, dan lain-lain. Apa yang dia janjikan terpenuhi semua mulai awal sampai akhir. Kendati waktu aku berlibur di sini aku tidak menjumpainya karena dia ada acara lain di luar kota. Terima kasih ya Mbak. 

Hari H 
Kami disambut di lobi yang didesain tidak sebagaimana hotel pada umumnya yang bentuk lobinya standar. Aku diterima dengan ramah di meja resepsionis yang klasik untuk menerima kunci kamar riombongan. Kami datang jauh sebelum jam check in.

Semua tas kami titipkan di lobi. Aku dan rombongan menuju areal di sekitar kolam renang untuk menerima minuman selamat datang dan bersantai. Sambil menunggu jam check in, kami jalan-jalan dan wefie di areal klub bunga yang luas dan sangat indah. Ini juga salah satu kelebihan Puri Bunga. Bahkan belum check in pun kami sudah merasa berekreasi.

klub bunga batu. catur raksasa
Kamar Jauh dari Lobby 
Klub Bunga merancang kamar yang jauh dari lobi. Untuk mencapai kamar di lantai 2 dan seterusnya kita menyelusuri lorong yang indah dan luas untuk kemudian sampai ke lift. Atau bisa juga naik tangga untuk mencapai kamar. Ini mungkin kelebihan tapi juga sekaligus kekurangan dari tempat ini. Kelebihan? Ya. Para tamu akan jauh dari suasana bising. Kekurangan? Tentu saja, untuk tamu yang tidak ingin capek berjalan menuju fasilitas-fasilitas di Klub Bunga yang relatif jauh. Maklum saja, ini kan resort. Bukan hotel bintang yang tanahnya nggak luas-luas amat dan bangunannya dibikin menjulang.

Kamar-kamar di Klub Bunga fasilitasnya sebagaimana hotel-hotel lain, yakni televisi, AC, dan lain-lain. Namun yang membuat aku terkesan adalah pemadangan di sekitar Gunung Panderman yang bisa kami akses langsung saat kami membuka tirai jendela karena letak kamar saya memang memungkinkan untuk mengakses Gunung Panderman.

Fasilitas
Udara sejuk Kota Batu memang pas buat betah di kamar. Tapi buat apa ke Klub Bunga kalau cuman mengurung diri di kamar. Nikmatilah semua fasilitas yang ada. Dan sesorean itu kami ada di arena bowling,  lantas berenang baik di outdooor maupun indoor, lantas menikmati pijatan jacuzzi, lanjut steam. Semuanya gratis. Nggak sadar tahu-tahu sudah jam 18.00. hahaha.

 Buru-buru aku meninggalkan areal jacuzzi dan steam yang letaknya lumayan jauh dari kamar. Nggak sadar perut sudah minta diisi. Bahkan saat itu pun aku sudah merencanakan untuk mengakses fasilitas-fasilitas lain di Klub Bunga usai dinner. Ada ruang bermain anak, perpustakaan, lokasi olahraga, karaoke, dan lain-lain. Mau pilih yang mana terserah. Putriku minta ke perpustakaan dan tempat bermain anak. Jadilah kami ke sana usai dinner.

Kawan-kawanku malam itu sebetulnya merencanakan ke Alun-alun dan Tempat Rekreasi Keluarga yang terkenal di Kota Batu, yakni BNS. Tapi akhirnya rencana buat keluar dari hotel gagal total karena ternyata mereka lebih suka menikmati fasilitas-fasilitas yang sedemikian banyak di Klub Bunga. Termasuk menikmati hiburan live music yang menawan sampai tengah malam.

klub bunga batu. Fasilitas Jacuzzi yang asyik
perpustakaan klub bunga batu
fasilitas klub bunga. kolam renang
Meal 
Kami dinner di restoran yang ciamik. Buat yang tahan udara dingin, bisa dinner di teras restoran yang didesain artistik dan remang-remang. Kalau mau nggak jauh-jauh dari makanan, ya pilihlah dinner di dalam restoran yang terang benderang.

Oh ya, di restoran itu anakku melihat sebuah piano klasik yang cukup bagus. Dia mau memainkan satu lagu yang baru dipelajarinya di tempat kursus. Ternyata piano tersebut dikunci. Nggak jadi deh. hehehe..

Dinner dan Breakfast 
Saat booking hotel kami diminta memilih satu di atara 7 kelompok makanan untuk dinner. Ada yang lokal dan ada yang asing. Bahkan banyak di antara menu-menu tersebut yang nggak aku ketahui, itu makanan apa. Hehehe...  Maka, karena nggak mau ambil risiko soal makanan, kami memilih makanan lokal Indonesia yang sudah jelas akrab di lidah. Dan kawan-kawan nggak ada yang komplin soal rasa masakan di sini. Meskipun juga nggak ada yang memuji berlebihan. Oh ya, bahkan restoran ini melayani kami meskipun ada kawan saya yang datang pukul 22.00 karena ketiduran. Tahu-tahu sudah malam, begitu katanya. hehehe

Cuman, yang bikin sedikit nggak enak hati dan lumayan menghabiskan energi adalah, saat breakfast pagi hari, satu dari rombongan kami putrinya yang masih bayi sakit sehingga tidak bisa datang breakfast ke restoran. Kawan saya menginformasikan ke pihak restoran dan meminta dispensasi untuk makan pagi di kamar. Oleh karyawan restoran yang bertanggung jawab di sana pagi itu ditolak. Lantas aku coba melobi ke pihak restoran. Akhirnya pihak restoran memperbolehkan kami untuk membawa seporsi makanan ke kamar. 

What a Happy Sunday

fasilitas klub bunga. Kelas kerajinan tanah liat
Kawan-kawan sibuk dengan keluarga masing-masing. Ada yang berenang, badminton, voli, fitness. Ada pula yang pergi ke Jatim Park dan tempat-tempat rekreasi lain di sekitar Klub Bunga. Aku dan keluarga pilih jalan-jalan saja di Klub Bunga, menghirup udara pagi yang segar. Kami juga menyempatkan diri berenang.

Klub Bunga demikian luasnya dan  menurutku saking banyaknya fasilitas, kita baru bisa puas mengakses semua fasilitas dalam waktu 3 hari bermalam di situ. 

Fasilitas hotel yang cukup unik yang kuakses pagi itu adalah pembelajaran gratis membuat kerajinan dari tanah liat. Gurunya seniman dan pemahat setempat yang sangat terampil. Sesiangan kami menghabiskan waktu untuk belajar membuat benda-benda kerajinan dari tanah liat.

klub bunga. membuat kerajinan tanah liat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar